GAYA BELAJAR

Apa gaya belajarku? Otak kiri, otak kanan, atau kombinasi?


Klik 2 x pada foto penari di atas agar tampak bergerak! Amatilah beberapa menit, lalu jawablah pertanyaan berikut ini!
Apa yang Anda lihat? Apakah Anda melihat penari ini berputar ke arah kanan (searah jarum jam) atau ke arah kiri (berlawanan dengan arah jarum jam)?
Jika Anda melihat ia berputar ke kanan, berarti Anda lebih banyak menggunakan belahan kanan otak Anda. Sedangkan, jika Anda melihat ia berputar ke kiri, berarti Anda lebih banyak menggunakan belahan kiri otak Anda.
Terbanyak dari kita akan melihat penari berputar ke kiri. Walaupun, Anda dapat mencoba melihat dengan serius, penuh konsentrasi, dan terfokus dan mengubah pendapat Anda. Apakah Anda dapat melakukannya? Klik 2 x pada gambar sekali lagi!
Inilah hanyalah tes awal untuk menggugah Anda berpikir. Untuk mencari tahu kira-kira Anda bergaya belajar otak kiri, otak kanan, atau kombinasi.
Fungsi-fungsi (tugas) dasar belahan otak kiri dan kanan

(Sumber gambar: www.ideachampions.com)
Amatilah gambar ini! Gambar ini memperlihatkan perbedaan antara otak belahan kiri dan otak belahan kanan.
Sekarang, amatilah perbedaan antara fungsi otak kiri dan otak kanan berikut ini!
Otak kiri ANALITIS : Terpecah jadi detail-detail & bagian-bagian komponen. Tidak peduli kepada keseluruhan.
Otak kanan PANDANGAN UMUM: Melihat seluruh gambar besar. Mengaitkan seluruh situasi. Tidak memandang detail. Memadukan.
Otak kiri FOKUS: Memusatkan perhatian kepada detail kecil. Membidik ke area aktivitas yang kecil.
Otak kanan MENYEBAR: Ke seluruh area yang luas. Tak terkonsentrasi di satu tempat.
Otak kiri SERIAL: Sepotong demi sepotong, berurutan. Auditif. Logika. Bahasa. Matematika.
Otak kanan SIMULTAN: Hubungan spasial. Visual. Manajerial. Mengerjakan banyak pekerjaan serentak.
Otak kiri COBA: Kontrol & berupaya secara sadar. Ego. Ekspresi. Perjuangan.
Otak kanan REFLEKS: Insting pertahanan diri. Impuls. Bawah sadar. Reseptif (menerima).
Otak kiri MEMERINCI: Memahami sesuatu langkah demi langkah & bagian demi bagian.
Otak kanan SINTESIS: Menyatukan segala sesuatu bersama-sama untuk membentuk keseluruhan.
Otak kiri TEMPORAL (WAKTU): Memperhatikan waktu, meruntut sesuatu satu demi satu.
Otak kanan NON-TEMPORAL: Tak mau tahu tentang waktu.
Otak kiri LOGIS: Menarik kesimpulan berdasarkan logika; urutan logis misalnya pada sebuah teori matematika atau karangan.
Otak kanan INTUITIF: Membuat lompatan wawasan & berpikir, sering berdasarkan pola tak lengkap, prasangka, perasan, atau citra visual.
Perbandingan orang bergaya belajar otak kiri dan orang yang bergaya belajar otak kanan
Amatilah perbandingan kecenderungan antara orang bertipe otak kiri dan orang bertipe otak kanan ini! Cobalah, terapkan kepada diri Anda! Apakah Anda tergolong orang bergaya belajar otak kiri atau bergaya belajar otak kanan? Gaya belajar ini sebenarnya cerminan dari gaya berpikir Anda dan semuanya akan terekspresi dalam gaya bekerja Anda.
Sebelumnya, perlu Anda camkan bahwa semua gaya belajar itu baik, tak ada yang buruk. Tiap gaya memiliki kekuatan dan kelemahan. Karena tiap orang itu makhluk spesial, justru perbedaan itulah yang memperkaya dan memperindah kehidupan ini.
Tipe otak kiri cenderung tidak suka berbicara banyak, sedangkan tipe otak kanan adalah orang yang komunikatif dan dapat dijuluki ”mesin bicara” atau ”kotak bicara.”
Tipe otak kiri cenderung mengepak berhari-hari sebelum berangkat, sedangkan tipe otak kanan mengepak pada menit-menit terakhir.
Tipe otak kiri suka membuat rencana dan persiapan, sedangkan tipe otak kanan tak suka perencanaan, malah cenderung tak ada yang direncanakan, dipersiapkan, atau dipikirkan.
Tipe otak kiri senang kepada kerangka / daftar / grafik, sedangkan tipe otak kanan suka pemetaan pikiran (mindmapping) / ringkasan / ikhtisar.
Tipe otak kiri cenderung kompulsif (suka memaksa) / akurat, sedangkan tipe otak kanan cenderung puas dengan apa yang sudah dicapai dan kurang teliti.
Tipe otak kiri cenderung kompetitif (suka bersaing), sedangkan tipe otak kanan cenderung kooperatif dan fleksibel.
Tipe otak kiri cenderung sangat teratur dan rapi, sedangkan tipe otak kanan cenderung tidak teratur dan tidak rapi.
Tipe otak kiri biasanya tepat menyelesaikan tugas / tepat waktu, sedangkan tipe otak kanan cenderung suka menunda, tampak ’kacau’, dan biasa datang terlambat.
Tipe otak kanan cenderung mengikuti pola yang sudah ada, sedangkan tipe otak kanan suka menjelajah atau melakukan eksplorasi.
Tipe otak kiri adalah orang yang perfeksionis (menuntut yang sempurna), sedangkan tipe otak kanan sering mengatakan, saya tak menuntut 100% dan kalau ada yang salah tak apalah.
Tipe otak kiri suka menyalahkan orang lain, sedangkan tipe otak kanan suka mengatakan, ”Tak apa-apalah, semuanya selalu bisa ditingkatkan.”
Tipe otak kiri biasanya bisa cepat membuat keputusan, sedangkan tipe otak kanan cenderung tidak bisa memutuskan / terombang-ambing.
Tipe otak kiri cenderung selektif dalam memilih kawan, sedangkan tipe otak kanan senang bersosialisasi / memiliki banyak teman.
Tipe otak kiri suka tidak percaya, butuh bukti, sedangkan tipe otak kanan suka cepat mempercayai dan tak perlu bukti.
Tipe otak kiri cenderung mudah khawatir / stres, sedangkan tipe otak kanan suka tak merasa khawatir / tidak mudah stres.
Tipe otak kiri suka bekerja selangkah demi selangkah (mengikuti prosedur dan sistematis), sedangkan tipe otak kanan suka melakukan improvisasi dan loncatan kreatif.
Tipe otak kiri cenderung berpikiran tunggal kepada tugas, sedangkan tipe otak kanan berpikiran yang bercabang-cabang saat mengerjakan berbagai hal.
Tipe otak kiri suka melakukan satu tugas pada satu waktu, sedangkan tipe otak kanan suka melakukan beberapa tugas sekaligus pada waktu yang sama.
Tipe otak kiri suka memperhatikan detail , sedangkan tipe otak kanan suka ikhtisar, gambaran garis besar.
Tipe otak kiri suka / butuh instruksi terinci, sedangkan tipe otak kanan lebih suka pengarahan umum
Tipe otak kiri suka mengikuti resep saat masak, sedangkan tipe otak kanan adalah koki kreatif, suka mengubah-ubah resep.
Tipe otak kiri suka rapi dan teratur mengatur barang (kamar, lemari, dan meja kerjanya rapi), sedangkan tipe otak kanan adalah orang yang kurang rapi dan tak teratur (kamar, lemari, dan meja kerjanya berantakan).
Tipe otak kiri cenderung logis dan suka merenung, sedangkan tipe otak kanan biasanya intuitif dan suka bertindak spontan.
Tipe otak kiri cenderung serius / bersungguh-sungguh, sedangkan tipe otak kanan suka bersenang-senang, cenderung pelupa.
Tipe otak kiri cenderung menjadi spesialis, sedangkan tipe otak kanan cenderung menjadi generalis.
Termasuk tipe atau gaya belajar apakah Anda?
Jika lebih banyak ciri tipe otak kiri cocok dengan Anda, berarti Anda adalah orang yang bergaya belajar otak kiri. Jika sebaliknya, lebih banyak ciri otak kanan cocok dengan Anda, berarti Anda adalah orang yang bergaya belajar otak kanan. Namun, mungkin juga hampir seimbang ciri tipe otak kiri dan kanan cocok dengan Anda. Berarti Anda adalah orang yang bergaya belajar kombinasi. Kombinasi otak kiri dan otak kanan.
Analoginya kira-kira begini. Kalau ada makanan enak di sebelah kiri, Anda ke kiri. Tapi, lihat-lihat eh ada makanan enak di sebelah kanan, Anda beralih pindah ke kanan. Di proyek sebelah kiri dibagikan honor tinggi, Anda lari ke kiri. Eh, ternyata di proyek sebelah kanan dibagikan juga honor yang malah lebih tinggi. Anda langsung berlari ke kanan. Orang bergaya belajar kombinasi biasanya lebih memahami orang bertipe kiri dan bertipe kanan. Dan, banyak jenius justru adalah orang bertipe kombinasi.
Sumber: Diolah dari berbagai sumber & literatur tentang otak. Banyak gagasan yang memperjelas dari Robert Zenhausen, dikutip Barbara Prashnig, The Power of Learning Styles, 1998, 2007.
Sumber foto ‘dancer’: www.news.com.au

Translate

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons